Jumat, 14 Juni 2013

48. Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (bahasa InggrisUnited Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, disingkat UNESCO) merupakan badan khusus PBB yang didirikan pada 1945. Tujuan organisasi adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilanperaturan hukumHAM, dan kebebasan hakiki. (Artikel 1 dari konstitusi UNESCO).
UNESCO memiliki anggota 191 negara. Organisasi ini bermarkas di ParisPerancis, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa institut dan pusat di seluruh dunia. UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya dan alam serta memelihara HAM; dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan digital dunia.

Lihat pula[sunting]

Direktur Jendral UNESCO[sunting]

  1. Bendera Britania Raya Julian Huxley (1946–1948)
  2. Bendera Meksiko Jaime Torres Bodet (1948–1952)
  3. Bendera Amerika Serikat John Wilkinson Taylor (acting 1952–1953)
  4. Bendera Amerika Serikat Luther Evans (1953–1958)
  5. Bendera Italia Vittorino Veronese (1958–1961)
  6. Bendera Perancis René Maheu (1961–1974; acting 1961)
  7. Bendera Senegal Amadou-Mahtar M'Bow (1974–1987)
  8. Bendera Spanyol Federico Mayor Zaragoza (1987–1999)
  9. Bendera Jepang Koïchiro Matsuura (1999–2009)
  10. Bendera Bulgaria Irina Bokova (2009– )

47. Organisasi Hitam (Detektif Conan)

Organisasi Hitam (黒の組織 kuro no soshiki?) atau Organisasi Berbaju Hitam (bahasa Inggris'Black Organization', disingkat: BO) adalah sebuah organisasi yang berperan sebagaiantagonis utama dalam serial anime/manga Detektif Conan. Organisasi ini melakukan tindakan kriminal untuk berbagai alasan, dari pemerasan, pencurian, hingga pembunuhan. Organisasi ini bekerja dengan sangat teliti sehingga hampir tidak ada barang bukti yang dapat menunjukkan bahwa merekalah yang bersalah. Anggota Organisasi ini yang paling pertama kali muncul adalah Gin dan Vodka[1] yang bertanggungjawab atas mengecilnya tubuh detektif SMU Shinichi Kudo.

Anggota[sunting]

Organisasi ini terdiri dari beberapa anggota yaitu :

Anggota aktif[sunting]

Big Boss[sunting]

Big Boss adalah pemimpin dari Organisasi Hitam, identitasnya tidak di ketahui karena kalau muncul, gambarnya selalu kabur. Dia sering disebut oleh Gin sebagai "orang itu" (あの方 Anokata?). Para penggemar Detektif Conan telah membuat banyak teori mengenai siapakah pemimpin Organisasi Hitam sebenarnya.

Gin[sunting]

Gin adalah seorang anggota Organisasi Hitam yang memiliki posisi tinggi dalam organisasi tersebut. Dia selalu mengendarai Porsche 356A hitam. Dia memiliki rambut panjang yang berwarna emas kekuningan. Gin telah meminumkan racun APTX 4869 pada Shinichi Kudo.

Vodka[sunting]

Rekan Gin yang juga anggota dari Organisasi Hitam. Kerap diperlihatkan menjalankan aksinya bersama-sama Gin. Ceroboh dan mudah dikelabui apabila tidak bersama dengan Gin yang sering ia sebut "Kakak". Sempat berhasil dijebak oleh Conan, namun gagal[2].

Vermouth[sunting]

Nama aslinya Chris Vineyard. Seorang aktris besar di Amerika Serikat yang bakat aktingnya luar biasa dan pandai menyamar. Sangat cantik dan cerdas. Kemungkinan besar merupakan sosok yang sama dengan Sharon Wineyard, yang dikamuflasekan sebagai ibunya sendiri dengan meminum formula misterius organisasi yang dapat memudakan usianya kembali. Di Jepang menyamar sebagai Dr. Araide. Kalimat yang sering diucapkan: "a secret makes a woman woman"
Vermouth merupakan anggota utama dalam organisasi hitam. Vermouth memiliki kemampuan menyamar seperti Yukiko Kudo. Keduanya merupakan teman sekelas saat belajar akting kepada pesulap kelas dunia, Toichi Kuroba. Vermouth adalah anggota yang paling disayangi Boss organisasi hitam.
Vermouth mengetahui identitas Conan sebagai Shinichi Kudo dan Ai Haibara sebagai Sherry, tapi tidak memberitahukannya kepada anggota organisasi yang lain.

Chianti[sunting]

Chianti adalah anggota Organisasi Berbaju Hitam yang bertugas sebagai penembak jitu (sniper). Pertama kali mucul dalam Manga Detektif Conan Volume 48

Korn[sunting]

Korn adalah anggota Organisasi Berbaju Hitam yang bertugas sebagai penembak jitu (sniper). Pertama kali mucul dalam Manga Detektif Conan Volume 48
Bourbon adalah anggota baru Organisasi Hitam. Menurut informasi yang disampaikan Kir, Bourbon adalah anggota yang pandai menginspeksi, mengumpulkan informasi, dan berwawasan luas.Ai Haibara mencurigai Subaru Okiya yang tinggal di rumah Shinichi Kudo sebagai Bourbon. Namun selanjutnya diketahui bahwa identitas Bourbon adalah Amuro Tooru, seorang pelayan di Cafe Poirot dan saat ini magang sebagai detektif di kantornya Kogoro Mouri. Bourbon memiliki kedekatan dengan Wataru Date, seorang detektif di kepolisian yang merupakan rekan dari Detektif Wataru Takagi.

Kichiro Numabuchi[sunting]

Kichiro Numabuchi adalah pembunuh menyeramkan yang pertama kali muncul sebagai tersangka dalam pembunuhan besar-besaran di Osaka dalam Volume 19. Kemudian, dia ternyata telah digunakan oleh Organisasi Berbaju Hitam sebagai pembunuh, tetapi ia akhirnya terbukti tidak berguna bagi mereka. Dia akan dikirim ke laboratorium Sherry yang menguji APTX 4869 pada dirinya, tetapi dia melarikan diri. Dia kemudian pergi bersembunyi, bersalah membunuh orang-orang yang dia yakini sebagai anggota organisasi yang dikirim untuk mendapatkannya. Seiyu-nya adalah Naoki Tatsuta, aktor suara bahasa Inggris-nya adalah Barry Yandell. Dia dikenal Graver Kornelius Sebagai Detektif Conan dalam versi Amerika Serikat

Anggota yang telah meninggal[sunting]

Calvados[sunting]

Calvados adalah sniper yang membantu Vermouth yang hampir membunuh Jodie, dia akhirnya bunuh diri.

Akemi Miyano[sunting]

Akemi Miyano (dengan nama samaran Masami Hirota dalam organisasi) adalah kakak dari Shiho Miyano (Ai Haibara). Dalam jilid kedua, Masami Hirota ditembak oleh Gin dalam kasus pencurian uang sebesar 1 milyar Yen. Ia menginginkan adiknya, Sherry dikembalikan dan dilepaskan dari organisasi, tapi organisasi menolaknya dan malah menembaknya. Akemi Miyano juga merupakan pacar dari Shuichi Akai, anggota FBI berdarah Jepang yang mendekati Akemi untuk mendapatkan informasi seputar dengan kepala penelitian APTX 4869, tetapi pendekatan itu diketahui oleh organisasi dan tidak membuahkan apapun, melainkan Akemi ditembak sehingga Shuichi memiliki dendam yang besar kepada Gin dan anggota organisasi lainnya.
Awalnya, Akemi dan Shiho terlibat dalam organisasi hitam karena orangtua mereka yang bernama Atsushi Miyano dan Elena Miyano (yang berasal dari Amerika Serikat dan mempunyai code name Hell Angel). Oleh Conan, Atushi Miyano disebutkan sebagai "Ilmuwan gila yang diusir dari dunia pengetahuan", karena ingin menciptakan obat yang dapat membangkitkan orang mati kembali.

Atsushi Miyano[sunting]

Atsushi Miyano adalah ayah dari Shiho Miyano dan Akemi Miyano. Dia merupakan suami dari Elena Miyano. Dia bekerja sebagai ilmuwan di Organisasi Hitam. Dia telah bekerja dalam suatu obat primitif yang nantinya akan jadi obat bernama APTX4869 . Dia disebut sebagai The Mad Scientist (Ilmuwan gila) dalam komunitas ilmuwan. Namun Profesor Agasa menyebutnya sebagai orang yang baik dan penyabar. Dia tewas dalam apa yang dipercaya sebagai "kecelakaan" bersama istrinya ketika Shiho masih sangat muda.

46. Organisasi Politik

Organisasi politik adalah organisasi atau kelompok yang bergerak atau berkepentingan atau terlibat dalam proses politik dan dalam ilmu kenegaraan, secara aktif berperan dalam menentukan nasib bangsa tersebut. Organisasi politik dapat mencakup berbagai jenis organisasi seperti kelompok advokasi yang melobi perubahan kepada politisi, lembaga think tank yang mengajukan alternatif kebijakan, partai politik yang mengajukan kandidat pada pemilihan umum, dan kelompok teroris yang menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya. Dalam pengertian yang lebih luas, suatu organisasi politik dapat pula dianggap sebagai suatu sistem politik jika memiliki sistem pemerintahan yang lengkap.
Organisasi politik merupakan bagian dari suatu kesatuan yang berkepentingan dalam pembentukan tatanan sosial pada suatu wilayah tertentu oleh pemerintahan yang sah. Organisasi ini juga dapat menciptakan suatu bentuk struktur untuk diikuti.

Konferensi Meja Bundar (KMB)

Konferensi Meja Bundar merupakan sebuah perundingan tindak lanjut dari semua perundingan yang telah ada. KMB dilaksanakan pada 23 Agustus 1949 sampai 2 November 1949 di Den Haag, Belanda. Perundingan ini dilakukan untuk meredam segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh Belanda yang berujung kegagalan pada pihak Belanda. KMB adalah sebuah titik terang bagi bangsa Indonesia untuk memperoleh pengakuan kedaulatan dari Belanda, menyelesaikan sengketa antara Indonesia-Belanda, dan berusaha menjadi negara yang merdeka dari para penjajah.
 Konferensi Meja Bundar diikuti oleh perwakilan dari Indonesia, Belanda, dan perwakilan badan yang mengurusi sengketa antara Indonesia-Belanda. Berikut ini para delegasi yang hadir dalam KMB:

a. Indonesia terdiri dari Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof.Dr. Mr. Soepomo.
b.BFO dipimpin Sultan Hamid II dari Pontianak.
c.Beland adiwakili Mr . van Maarseveen.
d. UNCI diwakili oleh Chritchley

Hasil KMB:

a. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
b. Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.
c. Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS.
d. Antara RIS dan Kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia Belanda yang dikepalai Raja Belanda
e. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS.
f. Tentara Kerajaan Belanda selekas mungkin ditarik mundur, sedang Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa para anggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI


DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF KMB BAGI INDONESIA
Dampak positif KMB bagi INDONESIA:

Konferensi Meja Bundar memberikan dampak yang cukup menggembirakan bagibangsa. Indonesia. Karena sebagian besar hasil dari KMB berpihak pada bangsa Indonesia,sehingga dampak positif pun diperoleh Indonesia. Berikut merupakan dampak dari Konferensi Meja Bundar bagi Indonesia:

a. Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia.
b. Konflik dengan Belanda dapat diakhiri dan pembangunan segera dapat dimulai.
c. Irian Barat belum bisa diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat.
d. Bentuk negara serikat tidak sesuai dengan cita-cita Proklamasi
Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Dampak negatif KMB bagi INDONESIA:

Selain dampak positif, Indonesia juga memperoleh dampak negatif, yaitu belum diakuinya Irian Barat sebagai bagian dari Indonesia. Sehingga Indonesia masih berusaha untuk memperoleh pengakuan bahwa Irian Barat merupakan bagian dari NKRI.

45. Organisasi Nirlaba

Organisasi nirlaba atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba meliputi gerejasekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para petugas pemerintah.

Perbedaan organisasi nirlaba dengan organisasi laba[sunting]

Banyak hal yang membedakan antara organisasi nirlaba dengan organisasi lainnya (laba). Dalam hal kepemilikan, tidak jelas siapa sesungguhnya ’pemilik’ organisasi nirlaba, apakah anggota, klien, atau donatur. Pada organisasi laba, pemilik jelas memperoleh untung dari hasil usaha organisasinya. Dalam hal donatur, organisasi nirlaba membutuhkannya sebagai sumber pendanaan. Berbeda dengan organisasi laba yang telah memiliki sumber pendanaan yang jelas, yakni dari keuntungan usahanya. Dalam hal penyebaran tanggung jawab, pada organisasi laba telah jelas siapa yang menjadi Dewan Komisaris, yang kemudian memilih seorang Direktur Pelaksana. Sedangkan pada organisasi nirlaba, hal ini tidak mudah dilakukan. Anggota Dewan Komisaris bukanlah ’pemilik’ organisasi.[1]

Pajak bagi organisasi nirlaba[sunting]

Banyak yang bertanya, apakah organisasi nirlaba, yang mana mereka tidak mengambil keuntungan dari apapun, akan dikenakan pajak? Sebagai entitas atau lembaga, maka organisasi nirlaba merupakan subyek pajak. Artinya, seluruh kewajiban subyek pajak harus dilakukan tanpa terkecuali. Akan tetapi, tidak semua penghasilan yang diperoleh yayasan merupakan obyek pajak.
Pemerintah Indonesia memperhatikan bahwa badan sosial bukan bergerak untuk mencari laba, sehingga pendapatannya diklasifikasikan atas pendapatan yang obyek pajak dan bukan obyek pajak. Namun di banyak negara, organisasi nirlaba boleh melamar status sebagai bebas pajak, sehingga dengan demikian mereka akan terbebas dari pajak penghasilan dan jenis pajak lainnya.[2]

Organisasi nirlaba di beberapa negara[sunting]

Indonesia[sunting]

Di Indonesia, organisasi nirlaba telah berkembang cukup pesat, terutama di bidang keagamaan serta advokasi. Selain itu, dibidang pendidikan kini juga mulai berkembang, seperti yang dilakukan oleh Internews Indonesia, dimana mereka melakukan bimbingan bagi para jurnalis.

Amerika Serikat[sunting]

Perkembangan organisasi nirlaba di Amerika Serikat telah sangat jauh lebih maju dibanding Indonesia, terutama dalam bidang keagamaan. Amandemen Pertama Amerika Serikat menjamin kebebasan beragama bagi masyarakatnya. Bagaimanapun, organisasi nirlaba relijius seperti gereja, tunduk kepada lebih sedikit sistem pelaporan pemerintah pusat dibanding dengan banyak organisasi lain.[3] Dalam hal perpajakan, organisasi nirlaba relijius di Amerika Serikat juga dikecualikan dari beberapa pemeriksaan ataupun peraturan, yang membedakannya dengan organisasi non relijius.[4]

Kanada[sunting]

Di Kanada, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus dicatatkan di dalam Agen Pendapatan Kanada (Canada Revenue Agency).

Kerajaan Inggris[sunting]

Di Inggris dan Wales, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus dicatatkan di dalam Komisi Pengawasan Derma. Di Skotlandia, Kantor Pengatur Derma Skotlandia juga melayani fungsi yang sama. Berbeda dengan organisasi nirlaba di Amerika Serikat, seperti serikat buruh, biasanya tunduk kepada peraturan yang terpisah, dan tidak begitu dihormati sebagaimana halnya derma dalam hal pengertian teknis.

44. Organisasi Maritim Internasional



Organisasi Maritim Internasional (Bahasa Inggris:International Maritime Organization atau IMO (dulunya dikenal sebagai Inter-Governmental Maritime Consultative Organization atau IMCO)), didirikan pada tahun 1948 melalui PBB untuk mengkoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya. Walaupun telah didirikan sepuluh tahun sebelumnya, IMO baru bisa berfungsi secara penuh pada tahun 1958. Dengan berpusat di London, Inggris, IMO mempromosikan kerja-sama antar-pemerintah dan antar-industri pelayaran untuk meningkatkan keselamatan maritim dan untuk mencegah polusi air laut.

IMO dijalankan oleh sebuah majelis dan dibiayai oleh sebuah dewan yang beranggotakan badan-badan yang tergabung di dalam majelis tadi. Dalam melaksanakan tugasnya, IMO memiliki lima komite. Kelima komite ini dibantu oleh beberapa sub-komite teknis. Organisasi-organisasi anggota PBB boleh meninjau cara kerja IMO. Status peninjau (observer) bisa diberikan juga kepada LSM yang memenuhi syarat tertentu.

IMO didukung oleh sebuah kantor sekretariat yang para pegawainya adalah wakil-wakil dari para anggota IMO sendiri. Sekretariat terdiri atas seorang Sekretaris Jendral yang secara berkala dipilih oleh Majelis, dan berbagai divisi termasuk Inter-Alia, Keselamatan Laut (Marine Safety), Perlindungan Lingkungan dan sebuah seksi Konferensi.



Sejarah[sunting]

Konsep IMO muncul setelah bencana kapal Titanic. Berdasarkan standar modern, rancangan Titanic membuatnya sangat rapuh. Sekat-sekat kedap airnya tidak dipasang hingga atas lambung kapal karena para insinyur perancangnya menghitung bahwa air laut tidak akan mampu masuk ke atas kapal apabila kapal bermuatan wajar. Ketika Titanic menabrak gunung es, perhitungan ini terbukti sangat salah. Dan ketika para penumpang mulai meninggalkan kapal, terlihat jelas bahwa sekoci-sekoci penyelamat tidak cukup tersedia. Alhasil, banyak nyawa dan materi hilang dalam tragedi ini.

Pada saat itu, setiap negara memiliki peratuuran sendiri mengenai standar rancangan kapal, konstruksi dan peralatan keselamatannya. Inter-Governmental Maritime Consultative Organization (IMCO) dibentuk sebagai jawaban atas tragedi Titanic, tapi tertunda perwujudannya ketika Perang Dunia I meletus. Ketika perang berakhir, IMCO dihidupkan kembali dan menghasilkan sekumpulan peraturan mengenai pembangunan kapal dan keselamatannya yang disebut Safety Of Life At Sea (SOLAS) atau Keselamatan Jiwa di Laut. Setiap tahun, SOLAS terus dimodifikasi dan dimodernisasi untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi dan peristiwa-peristiwa baru di laut.

IMCO pada akhirnya berubah menjadi IMO. IMO secara berkala membuat peraturan (seperti International Regulations for Preventing Collisions at Sea atau Peraturan Internasional untuk Menghindari Tabrakan di Laut) yang didukung oleh badan-badan klasifikasi dan surveyor maritim untuk memastikan ketaatan setiap kapal terhadap peraturan yang berlaku. Port State Control authority (atau Otorita Pengawas Pelabuhan Negara) didirikan untuk memberikan kekuasaan kepada penjaga pantai (Amerika Serikat: US Coast Guard, Indonesia: KPLP [Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai]) untuk menginspeksi kapal-kapal berbendera asing yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan negara tersebut. Sebuah Memorandum of Understanding (Protokol) telah ditanda-tangani oleh beberapa negara untuk menyatukan prosedur Port State Control di antara negara-negara tersebut.

43. Organisasi Pembebasan Palestina

Organisasi Perdagangan Dunia (bahasa InggrisWTOWorld Trade Organization) adalah organisasi internasional yang mengawasi banyak persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan" di antara anggotanya (WTO, 2004a). Didirikan pada 1 Januari 1995 untuk menggantikan GATT, persetujuan setelah Perang Dunia II untuk meniadakan hambatan perdagangan internasional. Prinsip dan persetujuan GATT diambil oleh WTO, yang bertugas untuk mendaftar dan memperluasnya.
WTO merupakan pelanjut Organisasi Perdagangan Internasional (ITO, International Trade Organization). ITO disetujui oleh PBB dalam Konferensi Dagang dan Karyawan di Havana pada Maret 1948, namun ditutup oleh Senat AS (WTO, 2004b).
WTO bermarkas di JenewaSwiss. Direktur Jendral sekarang ini adalah Pascal Lamy (sejak 1 September 2005). Pada Juli 2008 organisasi ini memiliki 153 negara anggota. Seluruh anggota WTO diharuskan memberikan satu sama lain status negara paling disukai, sehingga pemberian keuntungan yang diberikan kepada sebuah anggota WTO kepada negara lain harus diberikan ke seluruh anggota WTO (WTO, 2004c).
Pada akhir 1990-an, WTO menjadi target protes oleh gerakan anti-globalisasi.
WTO memiliki berbagai kesepakatan perdagangan yang telah dibuat, namun kesepakatan tersebut sebenarnya bukanlah kesepakatan yang sebenarnya. Karena kesepakatan tersebut adalah pemaksaan kehendak oleh WTO kepada negara-negara untuk tunduk kepada keputusan-keputusan yang WTO buat.
Privatisasi pada prinsip WTO memegang peranan sungguh penting. Privatisasi berada di top list dalam tujuan WTO. Privatisasi yang didukung oleh WTO akan membuat peraturan-peraturan pemerintah sulit untuk mengaturnya. WTO membuat sebuah peraturan secara global sehingga penerapan peraturan-peraturan tersebut di setiap negara belum tentulah cocok. Namun, meskipun peraturan tersebut dirasa tidak cocok bagi negara tersebut, negara itu harus tetap mematuhinya, jika tidak, negara tersebut dapat terkena sanksi ekonomi oleh WTO.
Negara-negara yang tidak menginginkan keputusan-keputusan yang dirasa tidak fair, tetap tidak dapat memberikan suaranya. Karena pencapaian suatu keputusan dalam WTO tidak berdasarkan konsensus dari seluruh anggota. Merupakan sebuah rahasia umum bahwa empat kubu besar dalam WTO (Amerika Serikat, Jepang, Kanada, dan Uni Eropa) lah yang memegang peranan untuk pengambilan keputusan. Pertemuan-pertemuan besar antara seluruh anggota hanya dilakukan untuk mendengarkan pendapat-pendapat yang ada tanpa menghasilkan keputusan. Pengambilan keputusan dilakukan di sebuah tempat yang diberi nama "Green Room". Green Room ini adalah kumpulan negara-negara yang biasa bertemu dalam Ministerial Conference (selama 2 tahun sekali), negara-negara besar yang umumnya negara maju dan memiliki kepentingan pribadi untuk memperbesar cakupan perdagangannya. Negara-negara berkembang tidak dapat mengeluarkan suara untuk pengambilan keputusan.